SIKLUS HIDROLOGI

Siklus Hidrologi
Siklus ini memberikan efek positif yang sangat penting yaitu menjaga air darat selalu tersedia dan dalam kondisi yang tawar atau bersih ( saat pencemaran dari manusia tidak ada ).
tanpa siklus ini maka perairan darat tidak akan ada, bisa di bayangkan betapa berbahayanya, kekeringan ekstrem terjadi di mana-mana bahkan terjadi juga di daerah pegunungan, saat kekeringan ekstrem terjadi maka kita tidak akan bisa melihat sungai. Nggak mau kan kalau nggak mandi selama satu bulan akibat tidak ada air, wow ekstrem sekali itu ya, hehe.

Kekeringan Ekstrem
1. Siklus Pendek
Hujan turun di lautan tanpa sampai di daratan kalaupun di daratan berarti di daerah pantai.
2. Siklus Sedang
Hujan turun di dataran, kemudian air hujan masuk ke tanah, mengalir kesungai dan kemudian ke laut. Siklus ini biasanya terjadi di daerah tropis, Indonesia adalah contohnya.
3. Siklus Panjang
Uap air membentuk kristal es dan terbawa angin menuju pegunungan dan berubah menjadi salju, kemudian menjadi gletser dan memasuki sungai setelah itu air sungai kembali ke laut, ini adalah siklus yang membutuhkan waktu lama bahkan bisa saja sampai ratusan tahun ( khusus untuk aliran gletser di kawasan kutub selatan )

Hujan Salju
1. Evaporasi ( penguapan air )
2. Kondensasi ( perubahan uap air menjadi air )
3. Presipitasi ( hujan )
4. Infiltrasi ( rembesan air memasuki tanah )
5. Run off ( aliran air di permukaan bumi )

Gletser
UKBM
1. Berilah analisis tentang terjadinya siklus hidrologi di tempat anda beserta alurnya !
2. Bandingkan antara siklus pendek, sedang dan panjang !
3. Hubungkan antara fenomena pemanasan global dengan munculnya gletser-gletser baru yang terdapat di kutup selatan ?
4. Perjelaslah dengan membuat cerita tentang siklus hidrologi dengan kalimat anda sendiri !
5. Buktikan mengapa siklus pendek dapat membuat daerah-daerah tambak garam merugi !
No comments:
Post a Comment